Wednesday, 22 April 2026

PELINDO REGIONAL 2 PANJANG BERHASIL PULIHKAN KEUANGAN NEGARA RP1,53 MILIAR

 

BANDAR LAMPUNG (Channelindonesiatv.com, 21 April 2026) — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung bersama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang menggelar konferensi pers terkait keberhasilan pemulihan keuangan negara atas penagihan piutang senilai Rp1.534.737.270,00 (satu miliar lima ratus tiga puluh empat juta tujuh ratus tiga puluh tujuh ribu dua ratus tujuh puluh rupiah). Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Kejati Lampung pada Selasa (21/4/2026).


Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara Kejati Lampung melalui bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) dengan Pelindo Regional 2 Panjang dalam penanganan perkara perdata non litigasi, khususnya dalam upaya penagihan piutang guna mengoptimalkan pemulihan keuangan negara.


Melalui mekanisme bantuan hukum non litigasi, Kejati Lampung memberikan pendampingan dan upaya hukum kepada Pelindo sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam menyelesaikan kewajiban pihak ketiga yang tertunggak. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola perusahaan yang baik Good Corporate Governance (GCG) serta menjaga aset negara.


Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung, Danang Suryo Wibowo, S.H., LL.M., menyampaikan bahwa keberhasilan ini menunjukkan peran strategis Kejaksaan dalam mendukung pemulihan keuangan negara melalui fungsi Datun. "Kami terus berkomitmen untuk memberikan bantuan hukum, pertimbangan hukum, serta tindakan hukum lainnya kepada instansi pemerintah maupun BUMN, baik melalui jalur litigasi maupun non litigasi. Keberhasilan pemulihan piutang ini menjadi bukti nyata sinergi yang efektif dalam menjaga dan mengembalikan keuangan negara," ujarnya.

 

Apresiasi

Sementara itu, General Manager Pelindo Regional 2 Panjang, Hardianto, mengapresiasi dukungan Kejati Lampung dalam proses penyelesaian piutang tersebut. "Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dan pendampingan Kejati Lampung, khususnya melalui bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. Keberhasilan ini tidak hanya berdampak pada pemulihan keuangan negara, tetapi juga memperkuat komitmen kami dalam meningkatkan disiplin pengelolaan piutang serta penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik," ungkap Hardianto.


Lebih lanjut, Hardianto menegaskan bahwa Pelindo Regional 2 Panjang akan terus memperkuat kolaborasi dengan aparat penegak hukum guna memastikan optimalisasi penerimaan serta perlindungan aset perusahaan sebagai bagian dari aset negara.


Konferensi pers ini menjadi wujud transparansi kepada publik sekaligus penegasan bahwa sinergi antar lembaga dapat memberikan hasil konkret dalam mendukung stabilitas dan akuntabilitas keuangan negara.


(Redaksi CI-TV /Humas Pelindo Regional 2 Panjang).

 

Pelindo Terminal Petikemas Tunjukkan Kinerja Positif di Tengah Gejolak Global


SURABAYA INDOENSIA (Channelindonesiatv.com, 22/4/2026) – Industri logistik global menghadapi tekanan akibat kenaikan biaya energi, gangguan rantai pasok, serta ketegangan geopolitik. Di tengah situasi tersebut, kinerja sejumlah Terminal Peti Kemas (TPK) domestik justru menunjukkan tren positif pada triwulan I 2026.


Data yang dihimpun dari PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) terdapat 10 terminal yang mampu melampaui target hingga Maret 2026. Terminal peti kemas (TPK) tersebut yaitu TPK Nilam yang mencapai target 118,24%, TPK Semarang 117,26%, TPK Sorong 109,02%, TPK Kendari 107,03%, TPK Teluk Lamong 105,1%, TPK Merauke 103,86%, TPK Surabaya 102,09%, TPK Jayapura 101,36%, TPK Makassar 100,75%, dan IPC Terminal Petikemas 100,6%.


Capaian ini mencerminkan tingginya aktivitas bongkar muat serta meningkatnya arus distribusi barang di masing-masing daerah, termasuk wilayah timur Indonesia.


Di PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) Merauke salah satunya, arus peti kemas meningkat sekitar 10 persen. Kepala Cabang PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) Merauke, Puji Harmoko, mengatakan peningkatan tersebut seiring penetapan Merauke sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).


 “Peningkatan ini seiring penetapan Merauke sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN). Banyak material pembangunan dan alat berat masuk dari Pulau Jawa,” jelas Puji Harmoko saat dihubungi, Senin (20/4/2026).


Selain itu, komoditas yang masuk ke TPK Merauke juga mengalami perubahan. “Komoditas seperti buah, bawang, hingga hasil perkebunan mulai berdatangan dalam jumlah lebih besar, membuka potensi ekonomi baru bagi wilayah paling timur Indonesia tersebut,” ucapnya.


Namun pertumbuhan logistik saja saat ini belum cukup. Tanpa dukungan infrastruktur, efisiensi operasional, dan kebijakan yang tepat, beban logistik berpotensi terus menekan pelaku usaha dan masyarakat.


Sementara, di TPK Sorong arus peti kemas (throughput) tercatat mencapai 16.131 TEUs, atau tumbuh 10 persen dibandingkan target perusahaan hingga Maret 2026 sebesar 14.616 TEUs.


Peningkatan ini antara lain dipicu oleh momentum angkutan barang selama periode Hari Raya Idulfitri pada Februari hingga Maret, serta tambahan arus peti kemas dari perubahan pola distribusi (transhipment) kapal PT SPIL yang kini melalui Pelabuhan Sorong.


Terminal Head TPK Sorong, Welta Selfie, menyebut pertumbuhan tersebut tidak terlepas dari proses transformasi terminal. “Pelabuhan Sorong yang sebelumnya beroperasi secara konvensional kini telah berkembang menjadi terminal petikemas yang lebih modern dan terstandarisasi,” ujarnya.


Sementara itu, Senior Vice President International Federation of Freight Forwarders Associations (FIATA), Yukki Nugrahawan Hanafi, menilai tekanan global menjadi momentum untuk mempercepat transformasi logistik nasional. Menurutnya, integrasi transportasi multimoda dan pemanfaatan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci meningkatkan efisiensi dan ketahanan rantai pasok.


“Pendekatan transportasi multimoda bukan lagi pilihan dalam penguatan sistem logistik nasional, melainkan kebutuhan agar menjadi lebih kompetitif dan resilien. Namun, integrasi fisik pada pembangunan infrastruktur saja tidak cukup, dimana hal ini harus didukung oleh pemanfaatan teknologi, khususnya AI,” jelas Yukki dalam keterangan tertulis, Selasa (21/4/2026).


Penguatan integrasi digital melalui platform seperti National Logistics Ecosystem (NLE) menjadi langkah strategis dalam menciptakan visibilitas hulu ke hilir pada rantai pasok nasional.

 “Dengan menggabungkan kekuatan multimoda, integrasi supply chain, dan pemanfaatan AI, Indonesia memiliki peluang besar untuk mempercepat transformasi logistik nasional. Ini bukan hanya tentang menurunkan biaya, tetapi juga meningkatkan daya saing dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global,” ujar Yukki.

 

Penopang Ekonomi

Pakar ekonomi Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, Profesor Rossanto Dwi Handoyo, menyebutkan sektor logistik, khususnya pelabuhan peti kemas, tetap menjadi penopang utama ekonomi nasional. Hal ini tidak lepas dari karakteristik Indonesia sebagai negara kepulauan yang sangat bergantung pada transportasi laut.


“Sebagian besar distribusi barang, baik domestik maupun internasional, melalui jalur laut. Pelabuhan menjadi simpul utama yang menggerakkan ekonomi,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).  Peran ini menjadi semakin krusial karena kapasitas angkutan udara yang terbatas dan biaya yang jauh lebih tinggi, sehingga tidak bisa diandalkan untuk distribusi dalam skala besar.


Rossanto melihat adanya pertumbuhan arus peti kemas di sejumlah terminal sebagai sinyal positif bagi aktivitas ekonomi nasional, termasuk di kawasan Indonesia Timur. Peningkatan throughput mencerminkan adanya pergerakan barang yang lebih aktif, baik untuk konsumsi maupun produksi.


Rossanto menekankan pentingnya percepatan digitalisasi di sektor pelabuhan dan logistik. Pemanfaatan teknologi dinilai mampu meningkatkan efisiensi, mempercepat layanan, serta menekan biaya operasional. “Digitalisasi akan memangkas waktu tunggu, mempercepat proses bongkar muat, dan meningkatkan transparansi. Ini sangat penting untuk daya saing. Selain itu, integrasi sistem logistik juga dinilai penting agar arus barang dapat dipantau secara real time dan lebih terkoordinasi,” ulasnya.


(Redaksi CI-TV/Corcom SPTP).  

 


Monday, 20 April 2026

⁠Command Center Berhasil Kendalikan Lonjakan Logistik Pasca Lebaran di Tanjung Priok

 


JAKARTA (Channel Indonesia TV.Com) — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok menegaskan komitmennya dalam menjaga kelancaran arus logistik nasional melalui penguatan pengendalian operasional pasca Idulfitri 2026 di Pelabuhan Tanjung Priok.


Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan Penutupan Command Center Pengendalian Kelancaran Arus Logistik Pasca Idulfitri Tahun 2026 yang diselenggarakan di Museum Maritim Indonesia, Pelabuhan Tanjung Priok, Senin (20/4/2026).


Kegiatan ini utamanya dihadiri oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, S.T., M.T., serta turut dihadiri oleh Kepala KSOP Utama Tanjung Priok, jajaran Dirlantas Polda Metro Jaya, Walikota Jakarta Utara, Direksi dan manajemen Pelindo, serta stakeholder dan asosiasi kepelabuhanan.


Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, menegaskan bahwa keberhasilan pengendalian arus logistik di Tanjung Priok dapat menjadi model nasional.

“Pengaturan arus logistik di Pelabuhan Tanjung Priok menunjukkan bahwa dengan strategi yang tepat—melalui gatepass adaptif, monitoring real-time, dan sinergi lintas stakeholder—kita mampu mengendalikan kepadatan secara signifikan. Ke depan, pendekatan ini akan kami dorong menjadi standar operasional di pelabuhan lain di Indonesia.”


Kepala KSOP Utama Tanjung Priok, Capt. Heru Susanto, juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam pengendalian arus logistik, baik sebelum maupun sesudah Hari Raya Idulfitri, sehingga lalu lintas di kawasan pelabuhan dapat terkendali dengan baik.

“Yard tetap dalam kondisi terkendali dan tidak terjadi bottleneck yang mengganggu arus logistik,” ujarnya.


Senada dari sisi lalu lintas, Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Ariek Indra Sentanu, menyebutkan bahwa pola pengendalian yang diterapkan berhasil menekan potensi kemacetan.

“Arus kendaraan terjaga tanpa overcapacity berkat penguatan monitoring dan rekayasa lalu lintas yang adaptif,” katanya.


Pada kesempatan yang sama, Executive General Manager Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, Yandri Trisaputra, menegaskan bahwa pengendalian arus logistik tidak hanya berfokus pada masa puncak, tetapi juga pada fase pasca Idulfitri yang memiliki potensi lonjakan kendaraan cukup signifikan.


“Pasca Idulfitri justru menjadi fase yang perlu diantisipasi secara serius, karena terjadi peningkatan pergerakan kendaraan logistik seiring normalisasi aktivitas distribusi. Pelindo Regional 2 Tanjung Priok bersama stakeholder telah mengoptimalkan fungsi Command Center untuk memastikan arus tetap terkendali, terukur, dan tidak menimbulkan kepadatan di kawasan pelabuhan maupun akses sekitarnya,” ujar Yandri.


“Kami mengedepankan kolaborasi lintas sektor dan pengambilan keputusan berbasis data di lapangan. Dengan demikian, potensi peningkatan arus kendaraan dapat diantisipasi lebih dini dan ditangani secara cepat. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersama-sama menjaga kondusivitas Pelabuhan Tanjung Priok,” tambahnya.


Command Center dibentuk sebagai bagian dari manajemen lalu lintas berbasis kapasitas untuk mengendalikan arus kendaraan yang masuk ke kawasan pelabuhan. Melalui mekanisme ini, pengaturan jumlah kendaraan dilakukan secara dinamis melalui sistem gate pass dengan mempertimbangkan kondisi operasional terminal dan situasi lalu lintas di sekitar pelabuhan.


Selain itu, operator terminal juga diberikan fleksibilitas untuk melakukan penyesuaian release gate pass dengan tetap memperhatikan kesiapan area terminal serta langkah antisipasi terhadap potensi kepadatan.



(Redaksi CI-TV/Humas Pelindo Regional 2 Tg Priok).  

Perkuat Kompetensi Marine Inspector, Ditjen Hubla Gelar Bimtek Pemeriksa Keselamatan Kapal




JAKARTA (ChannelIndonesiaTV.Com) - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kualitas Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal Tahun Anggaran 2026 pada 20–22 April 2026 di Jakarta.


Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas, dan kompetensi para Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal (Marine Inspector) dalam memastikan standar keselamatan pelayaran tetap terjaga sesuai ketentuan yang berlaku.


Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, dalam sambutannya saat membuka acara, menegaskan bahwa peran Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal sangat strategis dalam memastikan setiap kapal yang beroperasi telah memenuhi persyaratan teknis, kelaiklautan, serta standar keselamatan sesuai dengan regulasi nasional maupun konvensi internasional.


“Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal memiliki tanggung jawab penting dalam memastikan keselamatan pelayaran. Kompetensi dan integritas menjadi kunci utama agar setiap kapal yang berlayar benar-benar memenuhi standar kelaiklautan yang telah ditetapkan,” ujar Dirjen Masyhud di Jakarta, Senin (20/4).


Ia menambahkan, pelaksanaan Bimtek ini merupakan bagian dari komitmen Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk menjaga kualitas dan konsistensi pelaksanaan pemeriksaan keselamatan kapal di Indonesia.


“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang profesional, transparan, dan berstandar tinggi demi keselamatan pelayaran Indonesia di masa mendatang,” tuturnya.


Lebih lanjut, Dirjen Masyhud menekankan pentingnya sikap adaptif dan responsif terhadap perubahan standar keselamatan kapal yang terus berkembang, guna mendukung terwujudnya visi Indonesia sebagai poros maritim dunia yang aman, selamat, dan berdaya saing tinggi.


“Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat meningkatkan pemahaman terhadap regulasi, prosedur, serta standar keselamatan yang berlaku, sekaligus mampu beradaptasi dengan dinamika dan perkembangan global di sektor maritim,” ungkapnya.


Dirjen Masyhud juga meminta seluruh jajaran Ditjen Perhubungan Laut untuk selalu menerapkan prinsip 3P dalam menjalankan tugas, yaitu Peduli Regulasi, Peduli Organisasi, dan Peduli SDM.


Sementara itu, Direktur Perkapalan dan Kepelautan Samsuddin, dalam laporannya mengungkapkan, tujuan dilaksanakannya Bimtek ini adalah untuk memberikan pembekalan teknis terkait perkembangan keselamatan kapal, baik di tingkat nasional maupun internasional guna meningkatkan profesionalisme para Marine Inspector.


“Diharapkan seluruh materi yang diperoleh dapat diimplementasikan secara optimal dalam pelaksanaan tugas pemeriksaan kapal di lapangan,” pungkasnya.


Adapun kegiatan ini diikuti oleh 385 orang perwakilan dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut yang hadir secara luring maupun daring.


Bimtek ini menghadirkan narasumber dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan, Balai Teknologi Keselamatan Pelayaran dan AMSAT, yang menyampaikan materi mengenai pengetahuan tentang update peraturan di bidang penyelenggaraan kelaiklautan kapal dan perkembangan informasi di bidang keselamatan kapal, baik nasional maupun internasional.


(Redaksi CI-TV/PF/ETJ/HJ)


Channel Indonesia TV Hadir untuk Turut Membangun Negeri Indonesia


JAWA BARAT - INDONESIA (Channel Indonesia TV.Com
) -  Pada Hari Jumat 17 April 2026, atau 28 Syawal 1447 Hijriah, kami hadir untuk turut serta membangun negeri, Indonesia Maju dan Sejahtera.


Kami CI-TV hadir dalam sejumlah Platform antara lain website : http//:channelindonesiatv.blogspot.com, website : www.channelindonesiatv.com, Tiktok, Instagram, Facebook.


Terima kasih atas semua dukungan para pembaca dan pengunjung semua. Semoga keberkahan untuk kita semua, Aamiin.


(Tim Redaksi CI-TV).      

Uforia Pilkades Desa Pahlawan Setia Tarumajaya periode 2026-2034, Sudah dimulai


TARUMAJAYA BEKASI  (Channel Indonesia-TV)
- Sejak Hari Jumat pekan kemarin, 17 April 2026, rangkaian menuju Pemilihan Kepala Desa atau PILKADES khususnya di Desa Pahlawan Setia Kecamatan Tarumajaya sudah dimulai.


Saat tim Redaksi CI-TV, mendatangi Kantor Desa Pahlawan Setia pada Kamis, 17 April 2026, terungkap informasi bahwa saat ini sudah ada tiga calon Kades yang akan 'bertarung' memperebutkan suara pemilih warga Desa Pahlawan Setia, yang jumlahnya diperkirakan sekitar 4000 suara pemilih.


Dari sumber tersebut, ketiga calon Kades tersebut, antara lain petahana yakni H. Zainal Abidin, Zaid Husain yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Badan Pengawas Desa (BPD) Desa Pahlawan Setia, dan calon yang ketiga adalah Ayatulloh, yang sebelumnya sebagai staf Desa Pahlawan Setia.


Saat ini, terlihat berbagai sosialisasi para kandidat Calon Kades Pahlawan Setia sudah dimulai, misalnya melalui Media Sosial Tiktok, Face Book, dan juga melalui sepanduk atau banner ukuran besar yang dipasang disejumlah sudut wilayah Desa Pahlawan Setia.


(Tim Redaksi CI-TV).  


Sunday, 19 April 2026

Perkuat Fondasi Operasional, TPK Bagendang Bumiharjo Siap Akselerasi Kinerja di Semester II 2026

 


SAMPIT (ChannelIndonesiaTV.Com) -  - Terminal Peti Kemas (TPK) Bagendang Bumiharjo memanfaatkan triwulan pertama tahun 2026 untuk memperkuat fondasi operasional melalui berbagai langkah transformasi dan peningkatan efisiensi layanan, di tengah dinamika arus logistik pada awal tahun.


 

Sepanjang triwulan pertama 2026, TPK Bagendang Bumiharjo mencatatkan arus bongkar muat sebesar 25.063 TEUs, atau mengalami penyesuaian dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penyesuaian volume arus logistik ini dipengaruhi oleh dinamika pola distribusi barang serta aktivitas industri di awal tahun. Kondisi tersebut merupakan bagian dari siklus logistik yang turut dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal.

 


Menanggapi dinamika penurunan kunjungan kapal yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir Branch Manager PT Meratus Line Kumai & Sampit, M. Arif Wicaksono, turut memberikan pandangan terkait kondisi operasional yang berlangsung di lapangan.

 


“Memang terjadi penurunan kunjungan kapal pada dua bulan terakhir dikarenakan penuhnya tambatan di pelabuhan asal akibat lonjakan arus di berbagai daerah. Sehingga, ada beberapa kapal kami yang harus sandar di pelabuhan lain, seperti Pelabuhan Lamongan. Namun, kondisi ini berangsur-angsur membaik. Kami yakin akan ada kenaikan throughput pada bulan-bulan selanjutnya,” ujar,.

 


Menanggapi dinamika tersebut, sejumlah inisiatif strategis dijalankan TPK Bagendang Bumiharjo, di antaranya optimalisasi pemanfaatan lapangan penumpukan (container yard), peningkatan utilisasi peralatan, serta penguatan fungsi perencanaan dan pengendalian operasional. Upaya ini juga difokuskan pada percepatan layanan kapal, khususnya melalui efisiensi waktu sandar (berthing time), guna meningkatkan produktivitas terminal.

 


Terminal Head TPK Bagendang Bumiharjo, Akhmad Fajar, menyampaikan bahwa triwulan pertama menjadi titik penting dalam mendorong percepatan transformasi operasional.

 


“Kami menjadikan triwulan pertama sebagai trigger untuk mempercepat transformasi, dengan fokus pada efisiensi waktu sandar kapal, peningkatan utilisasi alat, dan penguatan kolaborasi dengan stakeholder,” ungkap Fajar.

 


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kualitas layanan tetap menjadi prioritas utama di tengah dinamika volume yang terjadi.

 


“Walau volume logistik mengalami penurunan, service level tetap terjaga. Kami optimistis kinerja akan berangsur membaik seiring peningkatan aktivitas logistik ke depan,” pungkasnya.

 


Memasuki bulan April yang bertepatan dengan momentum peningkatan aktivitas logistik, TPK Bagendang Bumiharjo telah memastikan kesiapan operasional baik dari sisi sumber daya manusia, peralatan, maupun sistem layanan.

 


Dengan berbagai langkah transformasi yang telah dilakukan serta dukungan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, TPK Bagendang Bumiharjo optimistis dapat mendorong kinerja yang lebih positif pada triwulan berikutnya dan terus berperan dalam menjaga kelancaran arus logistik di Kalimantan.



(Redaksi CI-TV.Com/Corcom SPTP).